Rabu, Januari 16, 2013

Fungsi Dan Pengertian Empedu Pada Manusia

Kantong empedu adalah organ kecil yang terletak di dekat pertengahan perut daerah tubuh . Fungsi utamanya adalah untuk menyimpan empedu yang berasal dari hati . Empedu merupakan zat yang membantu dalam pencernaan lemak . lemak tidak larut dalam air, sehingga dalam rangka untuk mengemulsi lemak khusus sesuatu yang diperlukan. hati memproduksi empedu dan kemudian menyimpannya di dalam kantong empedu hingga tubuh perlu mencerna lemak. Ketika saat ini tiba, kantong empedu mulai untuk membiarkan aliran empedu ke dalam usus, di dalam duodenum, di mana lemak dicerna dengan bantuan dan kemudian diserap oleh organisme.
Sementara empedu duduk di kantong empedu, air dari itu mencurahkan keluar melalui dinding kantong empedu, membuat empedu lebih terkonsentrasi dan karena itu lebih efektif. Empedu juga menetralkan beberapa asam yang ditemukan dalam jenis makanan tertentu. Sama seperti setiap organ lain dalam tubuh, kantong empedu dapat kerusakan dan menyebabkan penyakit.

Pada beberapa orang, biasanya perempuan yang lebih dari 40 tahun,
(tetapi sudah ada cukup banyak kasus pria yang menderita Kandung empedu juga), empedu di dalamnya bisa mengkristal menjadi batu kecil,
yang disebut batu empedu .

Batu empedu terbuat dari garam, kalsium dan kolesterol, semua disatukan dalam sebuah batu kecil. Ini batu empedu dapat menyebabkan beberapa masalah, mulai dengan radang kandung empedu dan berakhir dengan sakit parah dan penyumbatan. Dalam 3 / 4 dari kantong empedu pasien tidak
menyebabkan terlihat gejala , tapi dalam satu kuartal sesuatu yang muncul.

Ini adalah Gejala yang paling ditemui Penyakit kandung empedu :
*Variabel-nyeri di daerah perut.
Variabel karena rasa sakit ini
kadang-kadang mudah, kadang- kadang sangat buruk, dan kadang-kadang berlangsung lama, kadang-kadang tidak -Muntah disertai oleh suhu -Kuning-ish kulit dan mata, ketika batu empedu
menghalangi saluran empedu mengalir melalui mana dari hati ke kandung empedu Untungnya, batu empedu dapat meninggalkan tubuh sendiri, tetapi dalam beberapa kasus mereka terjebak di jalan dan menghambat aliran
empedu. Jika hal ini terjadi Operasi diperlukan. Operasi kandung empedu disebut kolesistektomi, dan terdiri dari prosedur yang menghilangkan
kantong empedu dari tubuh dan
menghubungkan hati langsung ke perut,
sehingga empedu tidak melewati lagi. Hal ini menyebabkan pencernaan zat lemak menjadi kurang efektif.

Dalam kasus yang paling disayangkan,
komplikasi menyebabkan kanker kandung empedu. Hal ini dapat terjadi jika seseorang menderita penyakit kandung empedu memiliki masalah berat badan dan juga merokok dan minuman banyak.
Kanker kandung empedu adalah penyakit yang fatal, meskipun tehniquies bedah canggih berusaha untuk menghapusnya sebagian besar pasien dengan mati kandung empedu.
Penyakit Kandung empedu adalah dalam banyak kasus hampir tidak berbahaya, tetapi jika Anda merasa salah satu gejala Anda harus mengunjungi dokter dan mendengarkan nasihatnya. Pasien yang telah dioperasikan kantong empedu dan telah menghapusnya segera dapat kembali
ke kehidupan normal mereka, tetapi mereka harus memperhatikan jumlah lemak yang mereka makan, karena tanpa kantong empedu tubuh tidak dapat menangani pencernaan zat lemak ke sumur .

Pankreas terletak di belakang lambung, melintang di belakang perut. Pankreas merupakan organ yang mempunyai kegunaan ganda yaitu fungsi endokrin (tidak ada saluran, hormon disekresikan langsung ke aliran darah) dan fungsi eksokrin (punya saluran untuk menyekresikan cairan pencernaan melalui duktus pankreatikus).

(1) Pencernaan (eksokrin)

Cairan pankreas bersifat basa dan menetralkan asam dari lambung. Getah ini mengandung beberapa enzim yang bersifat sebagai katalis dalam pemecahan bahan yang kompleks menjadi bahan yang lebih sederhana yang kemudian diserap melalui usus halus dan masuk ke dalam pembuluh darah.

(2) Mengatur kadar gula darah (endokrin)

Insulin merupakan hormon yang dihasilkan oleh pankreas yang berperan dalam pengaturan tingkat kadar glukosa darah. Glukosa merupakan energi pokok yang digunakan oleh tubuh.

Gangguan yang disebabkan pankreas antara lain sebagai berikut.

1) Diabetes melitus
Diabetes melitus atau dikenal dengan penyakit kencing manis adalah suatu kondisi di mana pankreas gagal memasok insulin yang cukup untuk mengatur gula darah (glukosa). Semakin tidak cukup insulin yang tersedia menyebabkan diabetes semakin dapat berakibat fatal.

Komplikasi mata dan ginjal biasanya yang pertama terserang jika diabetes tidak disembuhkan. Kondisi ini dapat terjadi pada masa anak-anak maupun dewasa. Diabetes anak-anak lebih sukar disembuhkan dan lebih serius. Suntikan insulin atau pemberian oral dan control diet yang keras merupakan salah satu bentuk perawatan diabetes.

2) Hipoglikemia
Hipoglikemia adalah kondisi di mana produksi insulin pankreas ter¬lalu banyak sehingga kadar gula darah menjadi rendah. Berbagai gejala akan muncul sebagai akibat rendahnya kadar gula dalam darah. Sebagai contoh otak tidak mempunyai bahan bakar cadangan karena tergantung dari bahan yang dipasok oleh darah. Hipoglikemia akan mengurangi efisiensi otak. Pengatasannya dapat dilakukan melalui pengaturan diet (makanan).

Fungsi Dan Pengertian Hati Pada Manusia



Hati adalah sebuah kelenjar terbesar dan kompleks dalam tubuh, berwarna merah kecoklatan, yang mempunyai berbagai macam fungsi, termasuk perannya dalam membantu pencernaan makanan dan metabolisme zat gizi dalam sistem pencernaan.

Hati manusia dewasa normal memiliki massa sekitar 1,4 Kg atau sekitar 2.5% dari massa tubuh. Letaknya berada di bagian teratas rongga abdominal, disebelah kanan, dibawah diagfragma dan menempati hampir seluruh bagian dari hypocondrium kanan dan sebagian epigastrium abdomen. Permukaan atas berbentuk cembung dan berada dibawah diafragma, permukaan bawah tidak rata dan memperlihatkan lekukan fisura transverses. Permukaannya dilapisi pembuluh darah yang keluar masuk hati.

Secara fisiologis, fungsi utama dari hati adalah:

a. Membantu dalam metabolisme karbohidrat
Fungsi hati menjadi penting, karena hati mampu mengontrol kadar gula dalam darah. Misalnya, pada saat kadar gula dalam darah tinggi, maka hati dapat mengubah glukosa dalam darah menjadi glikogen yang kemudian disimpan dalam hati (Glikogenesis), lalu pada saat kadar gula darah menurun, maka cadangan glikogen  di hati atau asam amino dapat diubah menjadi glukosa dan dilepakan ke dalam darah (glukoneogenesis) hingga pada akhirnya kadar gula darah dipertahankan untuk tetap normal. Hati juga dapat membantu pemecahan fruktosa dan galaktosa menjadi glukosa dan serta glukosa menjadi lemak.

b. Membantu metabolisme lemak
Membantu proses Beta oksidasi, dimana hati mampu menghasilkan asam lemak dari Asetil Koenzim A. Mengubah kelebihan Asetil Koenzim A menjadi badan keton (Ketogenesis). Mensintesa lipoprotein-lipoprotein saat transport asam-asam lemak dan kolesterol dari dan ke dalam sel, mensintesa kolesterol dan fosfolipid juga menghancurkan kolesterol menjadi garam empedu, serta menyimpan lemak.

c. Membantu metabolisme Protein
Fungsi hati dalam metabolisme protein adalah dalam deaminasi (mengubah gugus amino, NH2) asam-asam amino agar dapat digunakan sebagai energi atau diubah menjadi karbohidrat dan lemak. Mengubah amoniak (NH3) yang merupakan substansi beracun menjadi urea dan dikeluarkan melalui urin (ammonia dihasilkan saat deaminase dan oleh bakteri-bakteri dalam usus), sintesis dari hampir seluruh protein plasma, seperti alfa dan beta globulin, albumin, fibrinogen, dan protombin (bersama-sama dengan sel tiang, hati juga membentuk heparin) dan transaminasi transfer kelompok amino dari asam amino ke substansi (alfa-keto acid) dan senyawa lain.

d.    Menetralisir obat-obatan dan hormon
Hati dapat berfungsi sebagai penetralisir racun, yakni pada obat-obatan seperti penisilin, ampisilin, erythromisin, dan sulfonamide juga dapat mengubah sifat-sifat kimia atau mengeluarkan hormon steroid, seperti aldosteron dan estrogen serta tiroksin.

e.    Mensekresikan cairan empedu
Bilirubin, yang berasal dari heme pada saat perombakan sel darah merah, diserap oleh hati dari darah dan dikeluarkan ke empedu. Sebagian besar dari bilirubin di cairan empedu di metabolisme di usus oleh bakteri-bakteri dan dikeluarkan di feses.   

Dalam proses konjugasi yang berlangsung di dalam retikulum endoplasma sel hati tersebut, mekanisme yang terjadi adalah melekatnya asam glukuronat (secara enzimatik) kepada salah satu atau kedua gugus asam propionat dari bilirubin. Hasil konjugasi (yang kita sebut sebagai bilirubin terkonjugasi) ini, sebagian besar berada dalam bentuk diglukuronida (80%), dan sebagian kecil dalam bentuk monoglukuronida.

Penempelan gugus glukuronida pada gugus propionat terjadi melalui suatu ikatan ester, sehingga proses yang terjadi disebut proses esterifikasi. Proses esterifikasi tersebut dikatalisasi oleh suatu enzim yang disebut bilirubin uridin-difosfat glukuronil transferase (lazimnya disebut enzim glukuronil transferase saja), yang berlokasi di retikulum endoplasmik sel hati.

Akibat konjugasi tersebut, terjadi perubahan sifat bilirubin. Perbedaan yang paling mencolok antara bilirubin terkonjugasi dan tidak terkonjugasi adalah sifat kelarutannya dalam air dan lemak. Bilirubin tidak terkonjugasi bersifat tidak larut dalam air, tapi mempunyai afinitas tinggi terhadap lemak. Karena sifat inilah, bilirubin tak terkonjugasi tidak akan diekskresikan ke urin. Sifat yang sebaliknya terdapat pada bilirubin terkonjugasi.

Karena kelarutannya yang tinggi pada lemak, bilirubin tidak terkonjugasi dapat larut di dalam lapisan lemak dari membran sel. Peningkatan dari bilirubin tidak terkonjugasi dapat menimbulkan efek yang sangat tidak kita inginkan, berupa kerusakan jaringan otak. Hal ini terjadi karena otak merupakan jaringan yang banyak mengandung lemak.

f.    Mensintesis garam-garam empedu
Garam-garam empedu digunakan oleh usus kecil untuk mengemulsi dan menyerap lemak, fosfolipid, kolesterol, dan lipoprotein.

g.    Sebagai tempat penyimpanan
Selain glikogen, hati juga digunakan sebagai tempat menyimpan vitamin (A, B12, D, E, K) serta mineral (Fe dan Co). Sel-sel hati terdiri dari sebuah protein yang disebut apoferritin yang bergabung dengan Fe membentuk Ferritin sehingga Fe dapat disimpan di hati. Fe juga dapat dilepaskan jika kadarnya didarah turun.

h.    Sebagai fagosit
Sel-sel Kupffer’s dari hati mampu memakan sel darah merah dan sel darah putih yang rusak serta bakteri.

i.    Mengaktifkan vitamin D
Hati dan ginjal dapat berpartisipasi dalam mengaktifkan vitamin D.

j.    Menghasilkan kolesterol tubuh
Hati menghasilkan sekitar separuh kolesterol tubuh, sisanya berasal dari makanan. Sekitar 80% kolesterol yang dibuat di hati digunakan untuk membuat empedu. Kolesterol merupakan bagian penting dari setiap selaput sel dan diperlukan untuk membuat hormon-hormon tertentu (termasuk hormon estrogen, testosteron dan hormonadrenal).
Demikian semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan kita.


Fungsi dan Pengertian ginjal Pada Manusia

Apa itu ginjal? Mungkin teman-teman semua pernah dengar mengenai ginjal, bahkan udah tahu apa itu ginjal. Ginjal adalah salah satu organ manusia yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari darah dan membuangnya bersama dengan urin atau kencing. Jadi ginjal ini merupakan bagian dari sistem ekskresi atau sistem pembuangan dalam tubuh kita.

Di mana sih letaknya ginjal dalam tubuh kita? Ginjal ini terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa. Di bagian atas (superior) ginjal terdapat kelenjar adrenal. Ginjal kita ada dua sob, bentuk seperti kacang yang berukuran panjang 11 centimeter dan tebalnya 5 centimeter (ini ukiran ginjal pada manusia dewasa).

Fungsi-fungsi ginjal pada manusia

Seperti kita sebutkan di atas tadi, selain untuk menyaring kotoran dalam darah, ginjal mempunyai fungsi-fungsi sebagai berikut:
  1. Mengekskresikan zat-zat yang merugikan bagi tubuh, antara lain :
    • urea, asam urat, amoniak, creatinin
    • garam anorganik
    • bacteri dan juga obat-obatan
  2. Mengekskresikan gula kelebihan gula dalam darah
  3. Membantu keseimbangan air dalam tubuh, yaitu mem-pertahankan tekanan osmotik ektraseluler
  4. Mengatur konsentrasi garam dalam darah dan keseim-bangan asam basa darah.
  5. Ginjal mempertahankan pH plasma darah pada kisaran 7,4 melalui pertukaran ion hidronium dan hidroksil. Akibatnya, urine yang dihasilkan dapat bersifat asam pada pH 5 atau alkalis pada pH 8.
Nah tuh teman, dangat penting kan ginjal bagi kesehatan tubuh kita, bayangkan jika tidak ada ginjal..Walapun begitu ada juga manusia yang ginjalnya tidak berfungsi. kalau masih satu yang berfungsi sebenarnya masih aman, tapi kalau kedua ginjal nggak berfungsi, nah itu udah bahaya. Biasanya solusinya dilakukan transplantasi ginjal, atau pencangkokkan ginjal.
Fungsi Ginjal Pada Manusia
Secara umum, ginjal terdiri dari beberapa bagian:
  • Korteks, yaitu bagian ginjal di mana di dalamnya terdapat/terdiri dari korpus renalis/Malpighi (glomerulus dan kapsul Bowman), tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distalis.
  • Medula, yang terdiri dari 9-14 pyiramid. Di dalamnya terdiri dari tubulus rektus, lengkung Henle dan tubukus pengumpul (ductus colligent).
  • Columna renalis, yaitu bagian korteks di antara pyramid ginjal
  • Processus renalis, yaitu bagian pyramid/medula yang menonjol ke arah korteks
  • Hilus renalis, yaitu suatu bagian/area di mana pembuluh darah, serabut saraf atau duktus memasuki/meninggalkan ginjal.
  • Papilla renalis, yaitu bagian yang menghubungkan antara duktus pengumpul dan calix minor.
  • Calix minor, yaitu percabangan dari calix major.
  • Calix major, yaitu percabangan dari pelvis renalis.
  • Pelvis renalis, disebut juga piala ginjal, yaitu bagian yang menghubungkan antara calix major dan ureter.
  • Ureter, yaitu saluran yang membawa urine menuju vesica urinaria.

Selasa, Januari 08, 2013

Perbedaan Darah Rendah Dengan Kurang Darah







Banyak mungkin diantara anda yang salah paham dengan pengertian kurang darah dan darah rendah. Sesungguhnya istilah kurang darah itu sangatlah berbeda dengan darah rendah. Kurang darah adalah istilah awam untuk menyebutkan keadaan anemia yaitu kadar hemoglobin (hb) darah yang rendah atau kurang dari normal. Sedangkan darah rendah adalah kekuatan pompa jantung yang dibandingkan dengan tahanan yang ada di perifir atau pembuluh darah tepi.

Hemoglobin tersebut terdapat pada sel darah merah (eritrosit) yang berfungsi untuk membawa oksigen keseluruh organ tubuh. Oleh karena itu apabila seseorang kurang darah (anemia) maka akan mengeluh lemah (fatique) karena 
oksigen yang ke jaringan dan organ tubuh berkurang.




 
Secara sederhana mungkin bisa dibedakan kalau ‘tekanan darah rendah’ yaitu tekanan darah dalam pembuluh darah yang berkurang sedangkan ‘darah rendah’ yaitu zat dalam darah itu sendiri berkurang.

Penyebab paling umum anemia adalah kekurangan zat besi. Kebanyakan dari wanita tidak menyadari bahwa dirinya mengalami anemia sampai ia menjalani tes darah seperti pada waktu donor darah atau tes darah lengkap. Wanita 
lebih beresiko mengalami anemia daripada pria. Hal ini dikarenakan wanita setiap bulannya kehilangan darah pada saat menstruasi dan harus memproduksi banyak darah.

Namun, ada cara yang dipercaya cukup signifikan dalam mencegah anemia. Yaitu diet ketat zat besi. Salah satu makanan tinggi zat besi adalah daging dan sayuran hijau. Dan perlu anda ingat kalau tannin dalam teh dapat 
menghambat penyerapan zat besi diusus. Oleh karena itu, jangan meminum teh sehabis makan daging.

Vitamin C juga memiliki efek yang bagus untuk penyerapan zat besi. Satu porsi steak daging dengan segelas jus jeruk merupakan kombinasi yang bagus untuk mencegah anemia.

sumber : http://unikboss.blogspot.com/2010/11/perbedaan-darah-rendah-dengan-kurang.html

Minggu, Januari 06, 2013

Pengertian Kolesterol

Kolesterol siapa yang tak pernah mendengarnya? Kata ini begitu populer. Bukan karena kebaikannya, melainkan karena peranannya sebagai pemicu penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, dan impotensi. Orang pun banyak yang antipati padanya. Padahal zat ini juga berguna bagi tubuh.
Kolesterol atau kadar lemak dalam darah umumnya berasal dari menu makanan yang dikonsumsi. Semakin banyak konsumsi makanan berlemak, maka akan semakin besar peluangnya untuk menaikkan kadar kolesterol. Contoh makanan tersebut seperti gorengan, minyak kelapa atau kelapa sawit, alpukat, durian, daging berlemak, jeroan, kacang tanah, dan sejenisnya.
Kolesterol adalah salah satu komponen lemak, selain trigliserida, fosfolipid, dan asam lemak bebas. Sebagaimana zat gizi yang lain, lemak juga sangat berguna bagi tubuh. Menurut dr John Gullota, ketua AMA Therapeutics Committee, sebagaimana dikutip ‘’Good Health & Medicine’’, kolesterol berfungsi membentuk dinding sel (membran sel) dalam tubuh.
Selain itu ia juga berperan penting dalam produksi hormon seks, vitamin D, serta untuk fungsi otak dan saraf. Manusia rata-rata membutuhkan 1.100 miligram kolesterol per hari untuk memelihara dinding sel dan fungsi fisiologis lain.
Kolesterol yang terdapat dalam tubuh manusia berasal dari dua sumber utama yaitu dari makanan yang dikonsumsi dan dari pembentukan oleh hati. Kolesterol yang berasal dari makanan terutama terdapat pada daging, unggas, ikan, dan produk olahan susu. Jeroan daging seperti hati sangat tinggi kandungan kolesterolnya, sedangkan makanan yang berasal dari tumbuhan justru tidak mengandung kolesterol sama sekali.
Setelah makan, kolesterol akan diserap oleh usus halus untuk selanjutnya masuk ke sirkulasi darah dan disimpan dalam suatu mantel protein. Mantel protein-kolesterol ini kemudian dikenal dengan nama kilomikron.
Hati sendiri mempunyai fungsi ganda yaitu mengambil kolesterol dari sirkulasi darah dan memproduksi kembali kolesterol bila keadaan memungkinkan. Setelah makan, hati akan menyaring kilomikron yang berada di sirkulasi darah, lalu diantara waktu makan, hati akan mengeluarkan kembali kolesterol yang diserap tersebut kembali ke peredaran darah. Disini hati memegang peranan dalam menjaga keseimbangan kolesterol yang berada dalam sirkulasi darah manusia.
Si Baik dan Si Jahat.
Terdapat berbagai macam kolesterol di dalam darah. Ada yang bersahabat dengan tubuh, tapi tidak sedikit yang berbahaya. Kolesterol yang termasuk kategori kolesterol baik adalah HDL (High Density Lipoproteins). Sekitar 0,25 hingga 0,33 bagian kolesterol dalam darah terdiri atas kolesterol HDL. Adapun kolesterol yang tergolong jahat adalah LDL (Low Density Lipoproteins), Trigliserida, dan Lp(a).
Kolesterol LDL sering disebut dengan kolesterol jahat, karena peningkatan kadar kolesterol ini dalam darah dihubungkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit.
Kolesterol LDL akan berakumulasi di dinding arteri sehingga membentuk semacam plak yang menyebabkan dinding arteri menjadi kaku dan rongga pembuluh darah menyempit. Proses ini dikenal dengan nama atherosklerosis.
Aterosklerosis bisa terjadi pada arteri di otak, jantung, ginjal, organ vital lainnya, serta lengan dan tungkai. Jika aterosklerosis terjadi di dalam arteri yang menuju ke otak (arteri karotid), maka bisa terjadi stroke.
Jika terjadi di dalam arteri yang menuju ke jantung (arteri koroner), bisa terjadi serangan jantung.
Kolesterol HDL sebaliknya sering disebut dengan kolesterol baik karena kolesterol ini mencegah terjadinya atherosklerosis dengan cara mengeluarkan kolesterol jahat dari dinding arteri dan mengirimkannya ke hati.
Jadi, bila kadar kolesterol LDL tinggi sedangkan kadar kolesterol HDL rendah maka merupakan faktor risiko terjadinya atherosklerosis. Sebaliknya yang diharapkan adalah kadar kolesterol LDL rendah dan kadar kolesterol HDL yang tinggi.
Faktor Risiko.
Banyak orang beranggapan hanya mereka yang tua atau yang gemuk saja yang berisiko menderita kolesterol tinggi. Padahal penyakit ini tidak mengenal usia. Mereka yang muda bisa saja terserang penyakit ini.
Pola makan yang tidak seimbang salah satu penyebabnya. Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol akan meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Lemak dibagi menjadi lemak jenuh dan lemak tak jenuh berdasarkan pada struktur kimianya.
Lemak jenuh terutama berasal dari daging dan produk olahan susu yang akan meningkatkan kadar kolesterol darah. Beberapa minyak tumbuhan yang dibuat dari buah kelapa, sawit, dan cokelat juga tinggi kadar lemak jenuhnya.
Selain pola makan yang tidak seimbang, faktor keturunan, kelebihan berat badan, kurangnya aktivitas fisik dan olahraga, serta merokok merupakan penyebab umum kolesterol tinggi.
Adapun kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi di antaranya konsumsi alkohol yang berlebihan, diabetes, penyakit ginjal, penyakit liver, dan underactive thyroid gland yang disebut hypothyroidism.
Pada pasien dengan familial hypercholesterolemia (FH), terdapat pengurangan jumlah yang signifikan dari reseptor kolesterol LDL dalam hatinya.Pasien ini juga akan rentan menderita atherosklerosis dan serangan jantung pada usia muda.
Sampai pada usia 45 tahun, laki-laki cenderung mempunyai kolesterol total yang lebih tinggi dibanding perempuan. Sebaliknya perempuan cenderung mempunyai tingkat HDL yang lebih tinggi. Karenanya laki-laki pada usia 40 tahunan mempunyai kemungkinan tingkat kematian akibat penyakit jantung empat kali lebih tinggi daripada perempuan pada usia yang sama.
Tetapi dengan berjalannya waktu, statistik ini berubah. Setelah menopause, tingkat LDL perempuan cenderung naik, dan tingkat HDL-nya menurun. Jadi, risiko penyakit jantungnya berlanjut naik bersamaan dengan usianya. Setelah menopause, perempuan cenderung mempunyai tingkat LDL yang lebih tinggi dibanding laki-laki pada usia yang sama.
Tanpa Gejala.
Pada sebagian besar kasus, penderita kolesterol tinggi (hiperkolesterol) tidak merasakan gejala sama sekali. Biasanya mereka baru mengetahui menderita hiperkolesterol setelah dinyatakan menderita penyakit jantung koroner atau stroke.
Namun, sebagian orang merasakan sakit kepala dan pegal-pegal sebagai gejala awal. Gejala ini muncul sebagai akibat dari kurangnya oksigen. Kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan aliran darah menjadi kental sehingga oksigen menjadi kurang.
Ketiadaan gejala yang khas membuat kita harus selalu waspada dengan melakukan tes kadar kolesterol secara teratur. Dokter menyarankan agar setelah usia 20 tahun kita melakukan tes kolesterol minimal lima tahun sekali. Tes bisa dilakukan di laboratorium atau dilakukan sendiri dengan menggunakan alat cholesterol-meter yang dapat langsung memeriksa kadar kolesterol dalam darah.
Jika total kolesterol kurang dari 200 miligram per desiliter atau mg/dL berarti masih normal. Untuk LDL, yang ideal adalah kurang dari 100 miligram per desiliter. Adapun HDL usahakan kadarnya lebih dari 40 mg/dL.

Sumber : www.doktergaul.com

Sabtu, Januari 05, 2013

Mencegah dan Menyembuhkan Penyakit Jantung

Apakah ada aspek kesehatan yang ingin Anda ubah? Mungkin Anda ingin menurunkan beberapa kg berat badan Anda, menurunkan kolesterol Anda, atau menjauhi obat?
Hari ini saya berada di sini untuk membicarakan tentang berbagai cara untuk menjaga kesehatan jantung bukan dengan resep obat atau operasi bypass, tetapi dengan cara sederhana, mengubah menu makan Anda.
Jika seluruh bagian sistem sirkulasi Anda urat nadi, pembuluh darah, dan pembuluh halus disambungkan dari ujung ke ujung maka akan terbentang lebih dari 60.000 mil. Itu seperti mengelilingi Bumi dua kali lebih. Akan tetapi sedikit sumbatan saja bisa mengakibatkan seluruh 60.000 mil terhenti. Para dokter menggunakan berbagai obat dan prosedur operasi untuk membuat agar sistem tersebut tetap berjalan.
Tetapi kembali ke tahun 1990, ada perubahan besar dalam praktik pengobatan. Pada tahun itu seorang dokter muda di Kalifornia mempublikasikan sebuah studi yang membuktikan bahwa penyakit jantung tidak hanya sekedar dapat dicegah, tetapi sebenarnya dapat dibalikkan. Dan ia ingin membuktikan bahwa penyakit jantung bisa disembuhkan, tanpa operasi atau obat, tetapi hanya dengan perubahan pola makan dan gaya hidup saja. Gagasan ini belum terpikirkan oleh sejumlah kalangan, karena pandangan lama masih menganggap bahwa penyakit jantung hanya dapat diobati dengan satu cara yaitu dengan obat untuk menurunkan kolesterol, obat jantung, dan bila perlu, operasi jantung.
Sisa pasien lainnya menjalani program yang sangat berbeda. Mereka diminta mengikuti empat langkah:
  1. Pola makan vegetarian yang rendah lemak
  2. Jalan cepat setengah jam atau satu jam per hari tiga kali seminggu
  3. Tidak merokok
  4.   Olahraga untuk mengontrol stress


Ia menggunakan pola makan vegetarian, karena kolesterol dan lemak jenuh banyak terkandung dalam produk hewani. Jadi pola makan tanpa daging merah, daging unggas, dan ikan sebenarnya dapat menghilangkan kolesterol dan lemak hewani. Mengurangi segala sumber lemak, termasuk minyak sayur. Tetapi Dr. Ornish tidak menggunakan obat sama sekal bahkan obat untuk menurunkan kolesterol pun tidak. Program tersebut hanya terdiri dari pola makan sederhana dan perubahan gaya hidup. Satu tahun kemudian, semua pasien mengadakan angiogram—sinar x khusus yang dapat menunjukkan penyumbatan pembuluh darah jantung, dan hasilnya dibandingkan dengan pemeriksaan yang sama yang dilakukan pada awal penelitian. Hasilnya mencatat sejarah kedokteran. Pasien yang mengikuti saran pengobatan dokter yang rutin, secara umum tidak mendapatkan kemajuan. Rata-rata penyumbatan pembuluh darah jantung mereka semakin parah, dibandingkan saat kondisi awal studi. Mereka masih mengalami sakit dada dan masih membutuhkan obat. Meskipun menjalani perawatan jantung, tapi penyakit jantung biasanya bertambah parah seiring dengan berlalunya waktu. Bagi pasien di kelompok penelitian, ceritanya berbeda. Sakit dada mulai menghilang dalam beberapa minggu. Tingkat kolesterol mereka turun drastis. Dan pembuluh darah jantung mereka yang telah tersumbat bertahun-tahun mulai terbuka kembali. Kenyataannya, hasilnya begitu luar biasa sehingga angiogram menunjukkan bukti nyata dimana 80% pasien yang mengikuti penelitian pembuluh darahnya terbuka kembali pada tahun pertama. Hasil ini dipublikasi di majalah The Lancet pada tahun 1990 dan memberikan dokter sebuah cara untuk membalikkan penyakit jantung. Program tersebut lebih murah daripada operasi, mudah mengikutinya, dan bisa menolong pasien menjaga kesehatannya dalam jangka panjang. “Efek sampingnya” sangat baik: rata-rata pasien kehilangan 22 pon pada tahun pertama! Seorang dokter bedah di Klinik Cleveland, bernama Caldwell Esselstyn menggunakan pola makan yang sama bagi pasien yang sakit parah. Sejumlah pasien sudah diberitahukan bahwa hidup mereka kurang dari satu tahun lagi. Tetapi dari 17 pasien yang mengikuti program tersebut, tidak dijumpai satu pun serangan jantung dalam 12 tahun! Mereka tetap hidup dan sehat—dan berhasil membalikkan penyakit mereka. 
Pikirkan apa arti penelitian ini... 
Tiga ribu penduduk Amerika mengalami serangan jantung setiap hari, 40 persen di antaranya meninggal. Yang selamat biasanya mendapatkan serangan jantung kembali setelahnya. Setiap hari, hampir 2.600 orang Amerika meninggal karena berbagai macam penyakit jantung, termasuk serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal yang diakibatkan penyumbatan pembuluh darah ke ginjal. Ini artinya satu kematian setiap 34 detik. Tetapi ini tidak perlu terjadi. Sebenarnya, survei cepat di seluruh dunia menunjukkan bahwa serangan jantung bukannya tidak dapat dihindari. Bisa dicegah dan sebagaimana yang sudah kita pelajari, kita bahkan dapat membalikkannya.
Tetapi, pertama-tama, apa itu penyakit jantung? Penyakit jantung umumnya terjadi karena tumbuhnya area kecil – benjolan kecil di dalam pembuluh darah. Benjolan ini disebut plak dan terbentuk karena kolesterol, lemak, dan sel yang tumbuh berlebihan pada lapisan pembuluh darah otot. Plak ini mulai terbentuk sejak muda kadang semasa kanak-kanak. Perlu perubahan drastis untuk membuatnya sembuh. Tetapi sebenarnya ini bisa berhasil. Sekarang Anda mungkin bertanya, “Apakah ini akan terjadi pada saya?” Baik, mari kita beberkan bagaimana mengukur risiko Anda terhadap serangan jantung.
Ini adalah faktor-faktor risiko utama: Tingkat Kolesterol yang tinggi. Apakah kolesterol Total Anda di atas 200? Jika ya, Anda berisiko. Tetapi, seperti yang kita lihat, kita akan menentukan target kolesterol yang lebih ketat sekitar 150. Kita akan bicara lebih banyak soal angka ini. Tekanan darah tinggi. Idealnya, tekanan darah Anda seharusnya di bawah 120 dan 80. Kelebihan berat badan. Enam puluh lima persen populasi orang dewasa Amerika kelebihan berat badan atau obesitas. Kelebihan berat badan menambah risiko penyakit jantung, demikian juga tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes type 2. Diabetes. Baik diabetes type 1 dan type 2 menambah risiko Anda. Merokok. Apakah Anda merokok? Merokok merusak pembuluh darah dan jantung, menyebabkan semakin tinggi kemungkinan terkena penyakit jantung. Gaya hidup yang kurang gerakan. Asosiasi Jantung Amerika mengelasikfikasi gaya hidup yang tidak banyak bergerak sebagai faktor risiko utama. Anggota keluarga yang berpenyakit jantung. Jika anggota keluarga Anda ada yang berpenyakit jantung, artinya Anda mempunyai gen yang dapat menambah risiko terhadap masalah jantung. Atau, bisa diartikan Anda mempunyai kecenderungan terkena risiko. Ada faktor-faktor lain yang tidak begitu dominan dibandingkan dengan yang baru disebutkan, tetapi bisa menjadi pemicu juga: Stress yang kronis, dan yang disebut-sebut sebagai orang yang berkepribadian “type A” —yakni, orang yang sangat tidak sabar dan bergaya bos. Umur: Pria 45 tahun atau lebih dan wanita 55 tahun atau lebih mempunyai risiko yang lebih tinggi. Akan tetapi, risiko tidak ada hubungannya samasekali dengan umur, tetapi lebih dengan pola makan yang tidak baik, merokok, atau kebiasaan tidak sehat lainnya dalam jangka waktu panjang. Jenis Kelamin: Pria lebih berisiko terhadap penyakit jantung dibandingkan dengan wanita pada usia muda. Tetapi wanita menjadi semakin berisiko setelah menopause. Penyakit jantung merupakan penyebab kematian utama bagi pria dan wanita di Amerika Serikat. Jika Anda mempunyai lebih dari satu faktor risiko di atas, ini adalah waktunya untuk mempertimbangkan perubahan. Dan itulah sebabnya saya hadir hari ini untuk memberitahu Anda bagaimana caranya. Oke, saya memahami risiko saya. Apa yang harus saya lakukan? Bagaimana saya memilih makanan yang bisa menurunkan kolesterol dan membuat jantung saya sehat?