Sabtu, Januari 28, 2012

Peran Mikroorganisme dalam Kehidupan

Mikroorganisme merupakan jasad hidup yang mempunyai ukuran sangat kecil (Kusnadi, dkk, 2003). Setiap sel tunggal mikroorganisme memiliki kemampuan untuk melangsungkan aktivitas kehidupan antara lain dapat dapat mengalami pertumbuhan, menghasilkan energi dan bereproduksi dengan sendirinya. Mikroorganisme memiliki fleksibilitas metabolisme yang tinggi karena mikroorganisme ini harus mempunyai kemampuan menyesuaikan diri yang besar sehingga apabila ada interaksi yang tinggi dengan lingkungan menyebabkan terjadinya konversi zat yang tinggi pula. Akan tetapi karena ukurannya yang kecil, maka tidak ada tempat untuk menyimpan enzim-enzim yang telah dihasilkan. Dengan demikian enzim yang tidak diperlukan tidak akan disimpan dalam bentuk persediaan.enzim-enzim tertentu yang diperlukan untuk perngolahan bahan makanan akan diproduksi bila bahan makanan tersebut sudah ada.

Mikroorganisme ini juga tidak memerlukan tembat yang besar, mudah ditumbuhkan dalam media buatan, dan tingkat pembiakannya relative cepat (Darkuni, 2001). Oleh karena aktivitasnya tersebut, maka setiap mikroorganisme memiliki peranan dalam kehidupan, baik yang merugikan maupun yang menguntungkan.
Sekilas, makna praktis dari mikroorganisme disadari tertutama karena kerugian yang ditimbulkannya pada manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan. Misalnya dalam bidang mikrobiologi kedokteran dan fitopatologi banyak ditemukan mikroorganisme yang pathogen yang menyebabkan penyakit dengan sifat-sifat kehidupannya yang khas. Walaupun di bidang lain mikroorganisme tampil merugikan, tetapi perannya yang menguntungkan jauh lebih menonjol. Menurut Schlegel ( 1994) beberapa bukti mengenai peranan mikrobiologi dapat dikemukakan sebagai berikut:
Proses klasik menggunakan mikroorganisme
Di Jepang dan Indonesia sudah sejak zaman dahulu kacang kedelai diolah dengan menggunakan bantuan fungi, ragi, dan bakteri asam laktat. Bahkan sudah sejak zaman perang dunia pertama fermentasi terarah dengan ragi digunakan untuk membuat gliserin. Asam laktat dan asam sitrat dalam jumlah besar yang diperlukan oleh industri makanan, masing-masing dibuat dengan pertolongan bakteri asam laktat dan cendawan Aspergillus niger.

Sistem Syaraf

Bagaimana kita bisa merasakan sakit ketika di cubit?, bagaimana terjadi reflek ketika tangan tersulut api?, bagaimana kita melihat, mendengar dan lain sebagainya??? Nah, mungkin jawabannya ada dalam pembahasan berikut, Artikel ini akanberbicara tentang sistem syaraf.
Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Dalam kegiatannya, saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Contohnya otot dan kelenjar. Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit). Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier, yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls.
Sistem saraf tersusun dari berjuta-juta sel saraf. Berdasarkan struktur dan fungsinya, sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu sel saraf sensori, sel saraf motor, dan sel saraf intermediet (asosiasi).

Rabu, Januari 25, 2012

free download full album ngamen 5


Track List :
Bojo Loro – Ikif Kawazima
Bronto – Indah Andira
Bulan Ing Bayangan – Rina Amelia & Cak Rul
Ketaman Asmoro – Indah Andira
Kusumaning Ati – Rina Amelia
Merapi Nagih Janji – Eny Sagita
Nelongso – Dian Marshanda
Ngamen 5 – Eny Sagita
Udan Kangen – Indah Andira & Cak Rul
Watu Cilik – Eny Sagita
Wenehono Wektu – Eny Sagita & Cak Rul

Selasa, Januari 24, 2012

Biodata Girl Generation SNSD


Foto Biodata Yoona SNSD Personel Gils Generations
Nama Panggilan : Yoona
Nama Lengkap : Im Yoon Ah
Arti Nama : Anak kecil yang tak berdosa
Nama Panggilan di SNSD : Charming Girl
Nama Panggilan Lain : Little Deer, Retarol, Flower Deer, Powerful Yoona, Bravery Yoona, YoonABC
Tgl. Lahir : 30 Mei 1990
Gol. Darah : B
Tinggi Badan : 166 cm
Berat Badan : 47 kg
Posisi : Ketua Dancer yang ke-3, membantu vokal
No. Favorite : 93
Spesial : Akting
Durasi Latihan : 7 tahun 2 bulan
Lagu favorite dari SNSD : Complete

Believe in Love full Dengan Subtitle Indonesia


Believe in Love

Judul lain : Sarangeul Mideoyo / Believe in Love

Genre: Family
Episodes: 50
Produksi : KBS2, Jan 2011 s/d Juni 2011
Tayang : Sabtu – Minggu 19:55
Sutradara : Lee Jae Sang
Screen writer : Jo Jung Sun

Sinopsis :

Ceritanya tentang Wakil Kepala Sekolah Kim dan istrinya. Juga tentang masalah dan cobaan yang mereka hadapi untuk menciptakan keluarga yang hangat dan bahagia.

Cast :

Song Jae Ho as Vice-Principal Kim Young Ho
Sun Woo Yong Nyeo as Lee Mi Kyung
Lee Jae Ryong as Kim Dong Hoon
Park Joo Mi as Seo Hye Jin
Moon Jung Hee as Kim Young Hee
Lee Sang Woo as Han Seung Woo
Hwang Woo Seul Hye as Choi Yoon Hee
Han Chae Ah as Kim Myung Hee
Kwon Hae Hyo as Kwon Ki Chang
Lee Pil Mo as Kim Woo Jin
Jo Jin Woong as Kim Chul Soo
Park In Hwan as Kim Soo Bong
Yoon Mi Ra as Yoon Hwa Young
Na Moon Hee as Cha Kwi Nam
Ha Jae Sook as Kim Chul Sook
Kim Hwan Hee as Kim Ran Yi
Yoon Hong Bin as Kwon Jae Hyun
Oh Jae Moo as Kwon Doo Hyun
Kim Dan Yool as Kwon Doo Hee